Senin, 06 April 2015

hidup penuh makna

SMASALUNGO 89. Hidup Penuh Makna. 'Hidup bukan hanya untuk diri sendiri', pernahkah anda mendengar kata-kata tersebut ? Kalau kita cermati lebih dalam maka ada makna tersembunyi yang lebih luas yaitu, hidup ini sesungguh bukan kehendak kita, tetapi kehendak Alloh Tuhan Yang Memiliki Kehidupan. Hidup semata-mata bukanlah untuk diri kita sendiri, melainkan hidup untuk memberikan manfaat bagi orang lain dan kehidupan alam semesta.
Kalau kita melakukan perjalanan ke dalam diri kita sendiri (inner journey), maka kita akan menemukan bahwa sesungguhnya diri kita ini sangat mengagumkan, maka sepantasnya kalau kemudian kita menghargai kehidupan kita ini, menggunakan hidup ini untuk lebih bermakna. Menghargai hidup berarti menjalani hidup ini penuh makna, menggunakan hidup ini untuk memberikan manfaat bagi kesejahteraan diri sendiri, keluarga dan orang lain di sekitar kita. 
Bagaimana menggunakan hidup kita agar menjadi lebih bermakna ?
Bagaimana menghargai hidup yang sudah diberikan oleh Tuhan Yang Memiliki Kehidupan ?
Apa yang harus dilakukan agar hidup menjadi lebih bermakna ?
Tentu banyak sekali jawaban-jawaban yang bisa dituliskan dalam menghargai hidup ini. Banyak sekali cara-cara menggunakan hidup lebih bermakna. Namun disini saya berbagi beberapa tips dalam menghargai hidup ini.

1. Mengubah orientasi hidup lebih memikirkan orang lain
Pikirkan sejenak, apakah anda sering memikirkan diri sendiri dibandingkan orang lain ? Misalnya berpikir bagaimana memenuhi keinginan sendiri, ingin pekerjaan lebih baik, ingin penghasilan lebih tinggi, ingin rumah lebih mewah, ingin mobil mewah baru, ingin bisnis lebih besar, ingin hidup lebih kaya dan ingin-ingin yang lainnya. Kalau hal itu yang selalu ada dalam pikiran kita, artinya lebih sering memikirkan diri sendiri. Kalau itu yang memenuhi benak pikiran kita, artinya kita hanya berpusat pada diri sendiri dan mementingkan diri sendiri. Salah satu cara untuk "merevolusi" hidup kita adalah memulai mengubah pusat hidup kita dengan memikirkan orang lain. Misalnya memikirkan bagaimana membantu anak-anak yatim agar bisa bersekolah, membantu fakir miskin yang kesulitan sembako, bagaimana membantu memberikan pekerjaan bagi pengangguran, membantu orang tak berdaya, memikirkan orang yang kurang rejeki, orang yang tidak pernah dibantu hidupnya. Itu artinya kita sudah mulai memikirkan orang lain, tidak hanya memikirkan diri sendiri saja. Ini akan membawa kita lebih dekat dengan kemudahan, kebahagiaan dan keberuntungan dalam hidup.

2. Meningkatkan empati kepada orang lain
Bersikap empati kepada orang lain merupakan salah satu cara menghargai Hidup kita. Bersikap empati berbeda pengertiannya dengan sikap simpati. Sikap simpati lebih merupakan kesepakatan penilaian terhadap orang lain. Sedangkan sikap empati lebih menekankan pada mengerti orang lain, memahami kondisi orang lain secara emosional dan intelektual. Artinya kita menggunakan ketajaman mata hati untuk memperhatikan kebutuhan orang lain, berusaha melihat kesulitan orang lain. Bersikap empati, sederhananya memandang keluar melalui kerangka pikiran orang lain, atau melihat dunia dan hubungan dengan orang lain melalui kaca mata orang lain.Bagaimana caranya ?. Kita dapat memulainya dengan menumbuhkan pemahaman dan perasaan dari dalam jiwa kita. Menanamkan tekad dari dalam hati untuk mengutamakan kepentingan orang lain. Memiliki kerendahan hati, kesediaan berbagi kebaikan dengan orang lain. Memiliki kesediaan hati berbagai kegembiraan disaat memperoleh kemenangan dan memberikan dorongan disaat mengalami kesulitan. 

3. Banyak Melepaskan Energi Positif

Melepaskan energi positif artinya banyak melakukan pekerjaan-pekerjaan positif. Memandang hidup ini dari kaca mata positif dan banyak melakukan hal-hal positif. Pernahkah Anda merasakan kebahagiaan pada saat menolong orang yang sedang benar-benar kesusahan, misalnya ? Itulah sesungguhnya kebahagiaan yang menyentuh aspek spiritual. Menolong orang lain adalah pekerjaan positif, artinya kita melepaskan energi positif kepada orang lain. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk melepasakan energi positif ini, diantaranya mungkin anda punya semangat, punya ide, punya solusi bagi orang lain, maka berbagilah semangat, ide dan solusi itu dengan orang lain. Anda memiliki pemikiran-pemikiran posisitif, maka jangan malas menulisnya dan kirimkan  untuk orang lain. Semakin banyak anda melakukan pekerjaan positif, semakin banyak energi positif yang keluar dan semakin banyak yang akan kembali Anda terima. Mungkin anda akan menerimanya dalam bentuk yang berbeda, misalnya kebahagiaan hati, kepuasaan jiwa, ketenangan hidup bahkan bisa saja berbagai kemudahan rejeki, dll. 

4. Hadapkan Wajah Hanya Kepada Allah SWT
Hidup ini hanyalah 'pemberian' dari Yang Maha Memberi. Maka Dia-lah yang berkuasa juga untuk mengambilnya kembali. Dialah Allah Tuhan yang mengatur kehidupan kita ini. Dia pulalah yang berkuasa memberikan kemudahan, keberhasilan atau kesulitan dalam kehidupan kita. Tentunya itu semua bermula dari bagaimana cara kita menghargai hidup yang sudah diberikan oleh-Nya. Menghadapkan wajah kepada Allah, artinya menjaga keseimbangan dalam hidup ini hanya selalu mengorbit dan beredar dalam lingkaran yang berpusat pada hati nurani. Karena hati adalah pusat makna tertinggi dalam kehidupan yang didalamnya sudah ada sifat-sifat mulia Allah Tuhan Yang Maha Esa. Menghadapkan wajah kepada Allah artinya, bertawakal dan berserah diri kepada Allah. Hidup hanya untuk mengabdi kepada Allah, melalui berbagai bidang pekerjaan, melalui bisnis, maupun kehidupan lainnya. Bersyukur menerima kehidupan ini dan bersabar dalam setiap langkah kehidupan. Meskipun demikian tidak pernah berhenti ber-ikhtiar melalui usaha lahiriah yang cerdas dan keras. Semoga bermanfaat untuk kita semua.(wirjo's)

 


Sumber : Hidup Penuh Makna
Oleh : Eko Jalu Santoso
Penulis Buku The Art of Life Revolution
Founder Motivasi Nurani Indonesia

Senin, 02 Februari 2015

jajanan khas dari blitar

SMASALUNGO 89. Jajanan Khas dari Blitar

1. geti 

Geti adalah nama yang cukup singkat. Makanan yang umumnya terbuat dari kacang tanah atau wijen ataupun gabungan dari keduanya. Kacang tanah dan biji wijen direkatkan dengan rebusan gula merah yang pekat kemudian dikeringkan. Rasa yang disajikan dari geti ini manis yang berasal dari gula merah serta gurih dari kacang tanah dan biji wijen.
Sebagai penikmat rasa, tidak perlu merasa kuatir mengenai rasa dari jajanan geti ini, karena pengolahanya dapat ditanggung tingkat ke-higenisannya. Proses pembuatan dan pembungkusannya memperhatikan keaslian rasanya, tapi juga tidak mengenyampingkan tingkat higenisnya.
Di Blitar, produksi geti paling banyak dihasilkan di desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.


2. wajik kletik

Wajik kletik merupakan produk makanan olahan yang terbuat dari ketan putih, kelapa, gula putih dan gula merah. Wajik kletik telah mendapat tempat di masyarakat Blitar khususnya, karena harganya yang murah, Rasanya yang enak, sehingga wajik kletik menjadi salah satu produk unggulan makanan khas Blitar, Disamping itu yang menjadikan wajik kletik menjadi lebih khas karena dibungkus dengan klobot.
Agar tidak mudah basi dan higienis, kulit jagung ini disetrika terlebih dahulu dan dikemas dalam rentengan sejumlah 5 buah. Sedangkan untuk membuat rentengannya menggunakan mesin jahit.
Sentra industri ini terletak di jl. Sultan Agung dekat dengan Ndalem Gebang Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar (± 1 km kearah timur dari pusat Kota Blitar).


3. rengginang

Rengginang adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari nasi atau ketan yang dikeringkan lalu digoreng panas (deep-fry). Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak.
Rengginang dapat digoreng tanpa diberi bumbu maupun rasa, asin atau manis. Makanan ini sangat jamak ditemukan di Blitar, apalagi saat lebaran, hampir setiap rumah terutama di pedesaan, selalu menyediakan jajanan khas satu ini.























4. es pleret

Sebagai kota kecil, Blitar sudah terkenal dengan Makam Sang Proklamator yang berada tepat di jantung kota. Tapi kali ini tentang salah satu minuman khas kota Blitar, namanya es pleret. Es pleret cuma bisa ditemukan di Blitar Kota PATRIA saja. Sekilas, es pleret ini mirip dengan es dawet kebanyakan, Bisa diklasifikasikan kalau es ini adalah bagian dari family es dawet, Yang membuat es pleret ini unik adalah salah satu bahan yang ada didalamnya, yaitu berupa bola-bola kecil yang mirip bakso dan kemudian ditemani oleh pelengkap lain berupa cendol (dawet) dan kadang juga ditemani potongan serabi.
Bola-bola kecil tadi-lah yang namanya pleret, terbuat dari tepung, rasanya gurih, dan terisi gula pemanis didalamnya. Kuah dari es pleret ini tidak terlalu manis seperti es dawet kebanyakan. Tetapi ketika pleret dikunyah, pemanis didalamnya akan membuat kuah es pleret menjadi terasa lebih manis. Ditambah lagi rasa gurih pleret yg membuat rasa es ini semakin unik. Selain itu, sensasi nyess setelah pleret pecah dan cairan pemanisnya mulai terasa, memmg tidak ada duanya. begitu unik, enak dan bikin pengen lagi.
Nama es pleret sendiri juga tidak muncul begitu saja. Berdsrkan sejarahnya, konon nama ini diambil dari seorang sesepuh Kota Blitar yang bernama Kyai Pleret. Karena yang namanya es pleret ini begitu endemik, menemukannya pun gampang-gampang susah. Es pleret ini banyak dijual disekitar alun-alun Kota dan Makam Sang Proklamator. Untuk harganya tidak terlalu mahal. Mencoba es pleret tidak akan membuat kantong anda jebol. Nah ! tertarik untuk mecoba es ini disaat terik matahari sedang menyengat !? Sangat direkomendasikan jika sedang berada di Kota Blitar.
Jadi jika anda berkunjung ke Kota Blitar, jangan lupa menikmati es pleret yang merupakan minuman khas Kota Blitar.  
Es pleret ketika dahaga menghampiri kita seperti disiang hari yang begitu panas. Memang sangat nikmat jika mengonsumsi sesuatu yang dapat menyegarkan tubuh serta menghilangkan rasa haus, salah satunya adalah es pleret. di Kota Blitar. Es pleret banyak digandrungi semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Es ini banyak dijumpai pada pedagang k5 yang biasa berada di alun-alun Kota Blitar dan juga biasa dijual oleh pedagang keliling.

 





















5. madumongso

Madumongso adalah makanan ringan yang terbuat dari ketan hitam sebagai bahan dasarnya.
Rasanya asam bercampur manis, karena ketan hitam sebelumnya diolah dahulu menjadi tape (melalui proses fermentasi).
Setelah jadi kemudian diolah lagi dengan menambahkan gula, santan dan beberapa buah nanas, sebelum kemudian dimasak hingga menjadi seperti dodol/jenang.
Madumongso biasanya dibungkus kertas minyak yang berwarna-warni.


6. dodol blimbing

Dodol blimbing adalah salah satu camilan khas blitar dengan citarasa yang nikmat dan lezat. Dibuat langsung dengan tangan-tangan terampil masyarakat Blitar, dari bahan olahan. Pilihan yang sangat jarang di beberapa daerah, karena Blimbing merupakan hasil bumi yang paling banyak ditemukan di Blitar.



Sentra produksi dodol blimbing ini terletak di Kelurahan Karangsari Kota Blitar, yang juga merupakan salah satu daerah penghasil buah blimbing terbesar di Blitar.

7. es drop

Kalau menyebutkan nama es drop, pasti tidak banyak yang tau. Kecuali untuk mereka yang menetap atau pernah tinggal di Blitar, Jawa Timur. Es drop adalah sebutan untuk es lilin yang biasa dikenal oleh orang yang tinggal di Blitar. Jaman dahulu memang di hampir setiap daerah bisa kita jumpai para penjual es lilin dengan sangat mudah. Tetapi tidak banyak yang bisa bertahan sampai sekarang ini akibat kalah dengan makanan dan minuman yang diproses secara modern.
Keberadaan es drop diketahui sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Pabrik pembuatan es drop pertama kali berdiri pada tahun 1937 yang dikenal dengan nama Es Drop Burung Betet. Sebenarnya pabrik tersebut pada awalnya didirikan oleh pemiliknya sebagai tempat untuk memproduksi rokok, namun karena usaha itu tidak laku, maka kemudian pemiliknya mengganti usahanya dengan usaha pembuatan es drop yang masih bertahan sampai sekarang. Bahkan pabrik es drop tersebut kini sudah dikelola oleh generasi ketiga. Resep yang digunakan pun masih sama sampai sekarang sehingga tidak terlalu pengaruh terhadap perubahan rasa sejak dulu.
Bahan baku utama dari es drop adalah gula jawa dan santan yang dicetak memanjang sekitar 15cm dan ditaruh dengan lidi di tengahnya sebagai alat untuk memegang es drop tersebut saat dimakan. Es tidak dibungkus menggunakan plastik, tetapi menggunakan kertas putih. Bukan hanya konsisten dengan bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatannya saja, tetapi para penjualnya juga tetap menggunakan metode lama sampai sekarang. Mereka masih menggunakan termos berbentuk silinder panjang yang terbuat dari kaca untuk mempertahankan suhu agar es tidak mudah mencair. Es drop bisa bertahan sampai sekitar 12 jam jika disimpan dalam termos tersebut.
Es drop punya berbagai macam varian rasa, diantaranya adalah kacang hijau, frambozen, durian, coklat, dan puding. Pedagang es drop di Blitar biasanya akan berkeliling kampung menggunakan sepeda mereka dari siang hingga sore hari.(wirjo's)




Senin, 26 Januari 2015

upaya pengambil alihan

SMASALUNGO 89. Upaya Pengambil alihan. Berdasarkan artikel yang telah saya tulis tentang 'pemberdayaan alumni', saya selaku orang yang bertanggung jawab pada kegiatan yang dimotivasi dan dikoordinasi oleh alumni smasalungo Blitar, merasa perlu dan sangat penting untuk memberikan sedikit gambaran tentang usaha yang dalam hal ini adalah 'beternak cacing tanah'.
Pada awalnya memang ada rencana untuk 'beternak bebek', karena untuk pemesanan anak bebek harus dalam jumlah yang besar (tidak melayani eceran), maka alokasi dana sesuai dengan kesepakatan dialihkan untuk 'beternak cacing tanah'. Hal ini juga sudah melalui pertimbangan sesuai dengan artikel sebelumnya.
Kegiatan yang dilakukan oleh alumni smasalungo Blitar adalah memberikan pinjaman investasi kepada salah satu alumni smasalungo sebesar Rp 400.000,00 (empat ratus ribu rupiah). 

Dengan alokasi dana sebagai berikut :
  1.  Pembelian media berupa kokopit dan log jamur Rp 20.000,00
  2.  Pembelian bibit sebanyak 5kg @ Rp 80.000,00 total Rp 400.000,00
  3.  Pembelian wadah/tempat 10 buah @Rp 10.000 total Rp 100.000,00
Total dana yang dibutuhkan untuk investasi awal ternak cacing tanah ini adalah sebesar Rp 520.000,00

Kemajuan usaha ini harusnya tercipta karena munculnya inovasi-inovasi baru yang nantinya juga menghasilkan permintaan baru. Dari sudut pandang ini diharapkan bisa mengkombinasikan berbagai faktor input dengan cara inovatif untuk menghasilkan nilai lebih bagi konsumen dengan harapan nilai tersebut melebihi biaya dari faktor-faktor input, sehingga menghasilkan pemasukan lebih tinggi dan berakibat pada terciptanya kemakmuran. 

Dengan demikian jiwa enterpreneur (kewirausahaan) dapat didefinisikan sebagai jiwa untuk berani mengambil resiko atas sebuah investasi. Tentunya resiko yang sudah diperhitungkan dengan mempertimbangkan berbagai kecenderungan yang terjadi bahkan sampai pada perhitungan peluang yang ada.

Dari permasalahan diatas, hal-hal yang terjadi pada pemberdayaan alumni smasalungo yang dilakukan memang mengalami ketidaksesuaian dengan harapan. Ketidaksesuaian ini terjadi karena semangat dan jiwa kewirausahaan yang ada boleh dikatakan sangat kurang.

Saya selaku orang yang bertanggung jawab dan pendamping dalam program pemberdayaan alumni ini merasa perlu untuk mengambil tindakan (eksekusi) pada apa yang telah dilakukan, dengan alasan sebagai berikut :
  1. Penanganan bibit yang kurang maksimal, yang berakibat pada pertumbuhan obyek
  2. Pemberian pakan yang tidak rutin, sehingga banyak obyek yang pergi meninggalkan media yang telah disediakan
  3. Kurangnya kebersihan, terutama untuk pakan dengan diberi kotoran ternak yang dapat menimbulkan bau
  4. Pemberian pakan dari sisa makanan tanpa melalui proses fermentasi, sehingga tumbuh belatung
  5. Penempatan wadah/tempat/media secara sembarangan, sehingga membuat obyek merasa tidak nyaman untuk menempatinya
Dari hal tersebut, akhirnya saya melakukan evaluasi dan dapat saya tarik kesimpulan sebagai berikut : pertumbuhan bibit kurang maksimal dikarenakan pemberian pakan, perawatan dan kebersihan media yang digunakan kurang dan hal ini mengakibatkan banyaknya migrasi dari obyek untuk mencari tempat hidup baru. Boleh dibilang sekitar 80% obyek pergi tak kembali, yang tersisa hanya 20% nya saja atau sekitar 1kg cacing.

Berangkat dari hal-hal tersebut saya perlu mengambil tindakan eksekusi untuk melakukan pengambil alihan usaha tersebut. Dengan harapan agar tidak semakin merugi, serta untuk memberikan gambaran pada segenap alumni smasalungo, bahwa program pemberdayaan dengan memakai pilot project pada usaha ternak cacing tanah yang dikelola kurang berhasil dan tidak sesuai dengan program yang diinginkan, serta usaha ini memang sudah benar-benar terealisasi. 
Demikian gambaran singkat yang bisa saya paparkan kali ini, mohon maaf yang sebesar-besarnya dan mudah-mudahan usaha ini bisa berkembang sesuai dengan apa yang kita harapkan. Amien.(wirjo's)








Minggu, 25 Januari 2015

pemberdayaan alumni

SMASALUNGO 89. Pemberdayaan Alumni. Usaha ternak cacing tanah (Lumbricus Rubellus)

Suatu usaha harus kita persiapkan dan kita rencanakan dengan matang. Hal ini dikarenakan banyaknya kendala yang bisa mematikan usaha yang kita jalankan. Sekecil apapun itu kendala yang ada kita harus berusaha untuk meminimalkan kendala tersebut 

Usaha yang tidak dipersiapkan dan direncanakan dengan matang akan mustahil berjalan dengan optimal. Karena secara logika kita pasti menginginkan suatu hasil yang maksimal dari usaha yang kita jalankan. Tentunya sesuai dengan kemampuan kita dalam berusaha.

Terus kenapa cacing menjadi pilihan kita, hal ini dikarenakan :
  1. Cacing mudah dalam perawatannya
  2. Biaya operasional sangatlah minim
  3. Tidak menyita waktu, sehingga bisa kita kerjakan sebagai usaha sampingan
  4. Daya tahan hidup cacing sangat bagus, faktor kematian relatif kecil
  5. Pembelian bibit hanya dilakukan sekali pada awal usaha, selanjutnya kita kembangkan sendiri
  6. Banyak permintaan pasar
  7. Siapa saja bisa mengerjakannya
  8. Harga jual relatif stabil

Beternak cacing merupakan suatu usaha yang bila tidak direncanakan dan dipersiapkan dengan matang akan sangat merugikan. Dalam memperisiapkan dan merencanakan usaha ternak cacing tanah ini ada beberapa tahapan yang harus kita lakukan. Kenapa kita harus memperiapkan tahapan-tahapan tersebut. Karena usaha ternak cacing tanah ini terdiri dari beberapa komponen dan dari komponen-komponen tersebut saling berkaitan dan tidak bisa kita tinggalkan. Dengan perencanaan ini untuk meminimalkan komponen yang bisa terlewat. Adapun yang perlu kita perhatikan adalah :
  1. Tempat atau wadah. Tempat ataupun wadah yang kita gunakan sebagai tempat hidup cacing tanah ini bisa berupa kotak kayu, keranjang bekas buah-buahan, bekas bak plastik, dll, atau kita bisa menggunakan yang permanen dengan jedingan.
  2. Media. Media yang kita gunakan disini adalah bekas tempat untuk menanam jamur atau sering dikenal dengan log jamur. Log jamur ini dicampur dengan kokopit (cocopeat) atau sabut kelapa dengan perbandingan 1:1, kemudian campuran tersebut direndam semalam dengan menggunakan sedikit molase (molasses) atau lebih sering dikenal dengan tetes tebu. Setelah itu diperas airnya sehingga log dalam keadaan lembab. Kemudian kita pindah ke dalam wadah yang telah kita persiapkan.
  3. Bibit cacing. Bibit cacing yang telah disiapkan kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang telah tersedia lengkap dengan log jamur dan kokopit tadi dengan skala perbandingan 1 kg cacing untuk media 1 m persegi. Bibit ini kita hanya perlu membelinya satu kali saja pada saat awal usaha, dan untuk kelanjutannya setelah kita panen cacingnya, telur dan cacing-cacing kecil dapat kita budidayakan lagi. Karena cacing adalah hewan hermaprodit. Perkembangbiakan cacing sangatlah cepat sehingga tidak membutuhkan waktu yang sangat lama, kita sudah bisa memanen kembali
  4. Pakan cacing. Pakan cacing disini sangat murah dikarenakan kita bisa saja menggunakan limbah rumah tangga (sayuran, nasi basi, dll), sehingga biaya operasional dan perawatan relatif lebih murah, bahkan limbah kotoran ternakpun dapat kita manfaatkan.
  5. Setiap dua minggu sekali cacing dapat kita pisahkan dan dapat kita kembangkan kembali. Cacing dewasa dapat kita buatkan media baruuntuk tempat hidupnya atau kita bisa saja langsung menjualnya. Bekas tempat log hidup cacing yang lama kita biarkan lebih kurang dua minggu, telur cacing akan menetas dan siap untuk dibudidayakan lagi.(wirjo's)

 

Selasa, 20 Januari 2015

budayakan sikap sopan santun


SMASALUNGO 89. Budayakan Sikap Sopan Santun. Sebelum kita membicarkan lebih lanjut tentang 'budaya sopan santun' terlebih dahulu saya paparkan pengertian sopan santun dari berbagai sumber agar lebih jelas. 

Sopan santun adalah peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok itu. Norma kesopanan bersifat relatif, artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan, atau waktu (wikipedia).
Sopan merupakan budi pekerti yang baik (artikata.com). Sedangkan menurut saya,
sopan santun merupakan sikap hormat dan ber-etika kepada siapa saja, yang lebih utama kepada orang tua, tetapi tidak hanya sikap, melainkan juga tutur kata. 
Semua makna pada intinya sama, tinggal bagaimana kita mendefinisikannya sendiri-sendiri.

Sopan santun merupakan sikap yang sangat penting yang harus ada di tiap-tiap diri kita. Orang tidak akan menyukai diri kita jika sikap dan etika kita buruk. Sikap dan tutur kata harus kita jaga setiap kita pergi kemana pun, karena itu merupakan suatu faktor seseorang untuk menilai diri kita. Diri kita tidak dinilai melalui perkataan tanpa perbuatan, melainkan perkataan dengan perbuatan yang telah kita buat sebagai buktinya.

Tidak hanya dalam prestasi kita menciptakan karakter, dalam perbuatan pun kita harus mempunyai karakter masing-masing 'YANG" dimana merupakan sebuah keharusan karakter diri kita bagus. Kita perlu menyesuaikan karakter kita terhadap adat ketimuran kita.

Kita harus menghormati seseorang yang lebih tua atau senior dari kita, misalnya seperti kepada orang tua kita sendiri, guru, atasan, dsb. Dimulai dari hal-hal yang kecil dulu untuk membiasakan sikap sopan dan tutur kata yang bagus. Misalnya seperti mencium tangan kedua orang tua kita ketika kita bersua dan ucapkan salam. Membiasakan berkata terima kasih kepada seseorang yang telah membantu kesusahan kita, berminta maaf kepada orang yang telah kita sakiti (baik sengaja maupun tidak), tidak menggunakan kalimat yang bernada membentak kepada orang tua, tidak neko-neko dengan kendaraan di jalan hingga tidak berkata kasar terhadap sesama, memberi salam jika kita bertamu dan sebaliknya berpamitan jika kita mau pergi.

Percuma saja kita pintar dalam bidang akademis, olahraga, iptek dsb. Tetapi nilai 0 untuk sikap dan tutur kata kita, Itu rasanya seperti pohon yang tak berbuah, percuma berdaun lebat tetapi tidak ada buahnya. Jika kita merasa diri kita seperti itu, itu berarti kita tidak proporsional. Dan untuk mem-proposionalkannya, kita perlu menguasai cara ber-etika yang baik. Termasuk ketika kita sedang bertamu di rumah orang lain. Jangan sementang kita kenal baik dengan pemilik rumah, kita dapat berbuat apa saja di sana. 
Menghormati antar umat ber-agama termasuk sikap kesopanan. Dalam hal ini, kita dituntut untuk menghormati seseorang yang berbeda keyakinan ketika sedang melaksanakan ibadah, tidak menghina, tidak saling merasa hebat, tidak mengganggu, dsb.

Jika itu semua sudah kita lakukan, itu merupakan sebuah karakter yang telah kita ciptakan sendiri dalam bentuk sikap. Bukannya saya merasa sikap saya sudah perfect untuk menyuruh Anda semua untuk berbuat seperti ini, tetapi, saya yang cinta sesama teman, hanya ingin mengingatkan agar budaya ini tetap terjaga dan tetap dapat kita temukan dimana-mana.(wirjo's)


Minggu, 18 Januari 2015

sopan santun dan makna sopan santun

SMASALUNGO 89. Sopan Santun dan Makna Sopan Santun. Adalah suatu sikap atau tingkah laku yang ramah terhadap orang lain, sopan santun juga dapat di pandang oleh suatu masyarakat mungkin sebaliknya masyarakat juga dapat di pandang oleh masyarakat lain. Memang tidak mudah untuk menerapkan sopan santun pada diri kita sendiri, tetapi jika orangtua kita berhasil mengajarkan sopan santun sejak kecil maka kita akan tumbuh menjadi seseorang yang bisa menghormati dan menghargai orang lain. Kita dapat menunjukan sikapsopan santun sopan santun dimana saja, misalnya kita sebagai siswa harus sopan terhadap guru. 

Sopan santun diperlukan ketika seseorang berkomunikasi dengan orang lain, dengan terutama kepada:
1. yang lebih tua: orang tua, guru, atasan
2. yang lebih muda: anak, murid, atau bawahan
3. yang sebaya: setingkat status sosial

Makna Sopan Santun :
Bahwa seseorang bukan saja tidak menganggap dirinya lebih tinggi dari pada orang lain, melainkan menganggap orang lain lebih baik daripada dirinya sendiri. Sopan santun tidak selalu menghasilkan kebaikan hati, keadilan, kepuasan, atau rasa syukur, tetapi ini dapat memberikan seseorang paling tidak terlihat sopan, dan membuatnya tampak dari luar apa yang seharusnya menjadi benar-benar terhormat.(wirjo's)



Kamis, 15 Januari 2015

sopan santun

SMASALUNGO 89. Sopan Santun. Ialah suatu tingkah laku yang amat populis dan nilai yang natural. Sopan santun sebagai sebuah konsep nilai tetapi bukan dipahami. Sopan santun sebuah ideologi yang memerlukan konseptualisasi. Itulah pengertian umum dari sopan santun. Menurut saya pribadi sopan santun itu adalah sikap seseorang terhadap apa yang ia lihat, ia rasakan, dan dalam situasi, kondisi apapun. Sikap santun yaitu baik, hormat, tersenyum, dan taat kepada suatu peraturan. Sikap sopan santun yang benar ialah lebih menonjolkan pribadi yang baik dan menghormati siapa saja.

Dari tutur bicara pun orang bisa melihat kesopanan kita. Baik/buruk, misalnya lagi dalam situasi yang ramai dimana kita akan melewati jalan itu, jika kita sopan pasti kita akan mengucapkan kata permisi pak, bu…..dalam berteman pun seperti itu lebih menghargai pendapat teman walaupun pendapat itu berbeda, sebenarnya pengertian sopan santun ini sudah umum. Dan mungkin semua orang sudah mengerti apa itu sopan santun, karena sifat ini telah ditanamkan sejak kecil pada diri individu tersebut. Dan bagaimana kita mengembangkannya saja. Dalam kehidupan kita dan disekitar kita.

Terkadang sopan santun itu hilang pada diri kita, ketika kita sedang berhadapan dengan orang lain yang menyebalkan, contoh kecilnya saja, ketika kita berbelanja di suatu toko, kita bertanya pada si pelayan dengan baik-baik, tapi si pelayan ini malah menjawabnya dengan ketus, apalagi kalau kita menawar-nawar, dan hanya lihat-lihat tapi akhirnya tidak jadi membeli pasti si pelayan itu akan memasang muka ketus dan perkataan tidak enak, padahal pembeli itu kan raja.

Sopan santun dapat dipengaruhi oleh apapun dan hal apa saja. Misalnya sopan santun yang buruk disebabkan oleh lingkungan yang tidak ada tata tertibnya, individu yang tak pernah mengenal pentingnya kepribadian, kurangnya pengenal sopan santun yang diajarkan oleh orang tua sejak dini, pembawaan diri individu itu sendiri. Kemudian sopan santun yang baik dapat dipengaruhi oleh latar belakang individu itu sendiri. Pendidikan yang cukup, pembawaan diri yang baik terhadap situasi apapun, tutur kata yang dijaga, terkadang faktor gen juga dapat mempengaruhi individu tersebut. Bagaimana nantinya setiap orang memiliki sikap sopan santun tetapi hanya kadarnya saja yang berbeda dan bagaimana kita mengembangkan sikap itu. 

Sopan santun bisa dilakukan dimana saja dan kapan pun itu. Seperti didalam rumah tangga dalam situasi ngobrol dengan teman yang sedang menjelaskan pengalaman pribadinya, lalu kita harus memperhatikan seseorang yang ada didepan kita. Dengan menunjukan sikap yang memperhatikan, mendengarkan dengan baik, dan bila bertanya pun harus dengan yang baik, kekurangan individu seseorang secara fisik, akan tertutup rapi dan tidak terlihat jika di bungkus dengan sikap dan inerbeauty yang ada.

Mungkin sifatnya yang begitu berhati emas yang mampu menutupi kekurangannya. Lalu dalam perjamuan makan di meja makan semua nasi harus bersih dari apapun. Tidak boleh bunyi, dan harus menggunakan sendok dan garpu, setelah selesai makan sendok dan garpu diletakan secara silang dengan posisi sendok diatas dan garpu dibawah. Masih banyak lagi dengan pengertian sopan santun yang lebih spesifik dan mudah dimengerti, ini hanya bagian penglihatan saja secara kasat mata. Dan menurut pendapat saya belajarlah sopan santun karna itu bisa membawa mu ketempat yang benar dan baik.(wirjo's)